Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berapa Lama Proses Pengurasan Sumur Bor Baru Sampai Airnya Bisa Jernih?

Berapa lama proses pengurasan sumur baru dan berapa lama air sumur bor baru bisa jernih? Berikut ini penjelasannya termasuk cara mengurasnya.

berapa lama proses pengurasan air sumur bor

Setelah melakukan proses pengeboran sumur, tentu harus dilakukan proses pengurasan air sumur agar lumpur dan pasir bisa keluar sehingga air yang keluar bisa lancar, deras dan (diharapkan) jernih.

Cara pengurasan sumur bor baru

Setelah dilakukan pengeboran oleh tukang sumur bor maka biasanya langsung dilanjutkan dengan proses pengurasan, baik menggunakan pompa sumur bor atas, pompa celup (submersible) ataupun menguras menggunakan compressor angin.

Proses pengurasan sumur bor dilakukan dengan membiarkan air terbuang. Bisa dengan cara pompa dihidupkan mulai pagi sampai sore ataupun hanya dihidupkan 3 jam di pagi hari dan 3 jam di sore harinya.

Pengurasan umumnya dilakukan selama 2 minggu hingga 1 bulan. Bagaimana jika lebih dari 1 bulan? Ya silahkan saja, tidak masalah... Tapi biasanya tidak akan ada perubahan kualitas air yang signifikan.

Berapa lama air sumur bisa jernih?

Ini pertanyaan yang tidak ada jawaban pasti. Ada yang setelah dikuras selama 3 hari air sudah kelihatan jernih, tetapi ada juga yang rajin dikuras hingga 1 bulan lamanya tetapi air tetap berpasir halus, keruh bahkan berlumpur.

Jadi bagaimana solusinya?
Seperti yang saya tulis diatas, pengurasan air sumur bor lebih dari 1 bulan biasanya tidak akan ada perubahan yang signifikan dari segi kejernihan. Tapi ya silahkan anda coba jika masih penasaran...

Saran saya gunakan filter air yang banyak dijual di toko penjual filter air di kota anda atau bisa baca tutorial filter air.

Apakah dengan memperdalam sumur bor air dijamin bisa jernih?
Setelah banyak mempelajari air sumur bor di banyak tempat, saya berani menyimpulkan bahwa tidak ada jaminan semakin dalam sumur bor maka kualitas air akan semakin baik atau bertambah jernih.

Tiap tempat hasilnya berbeda beda...

Ada banyak studi kasus orang punya sumur bor dangkal kedalaman 12 meter airnya berbulan bulan keruh. Setelah diperdalam menjadi 30 meter airnya bisa dapat yang jernih.

Tapi ada juga yang sebaliknya, kedalaman awal 20 meter airnya sedikit keruh. Tetapi begitu sumur bornya diperdalam hingga 50 meter airnya malah keruh berlumpur tidak ada habis habisnya.

Apa saja permasalahan air sumur bor?

Tiap tempat memiliki masalah air tanah yang berbeda beda, tetapi secara garis besar ini yang paling sering dialami:

- Air keruh
- Air berbau
- Zat kapur tinggi
- Air kuning / merah karena zat besi tinggi
- Air kuning / merah karena zat organik (daerah rawa)
- Air berlumpur
- Air berpasir halus
- Air berasa asin
- Air berminyak
- Air berwarna abu abu bahkan hitam, tapi ini jarang terjadi.

Walaupun saya tau masih ada lagi yang tidak termasuk daftar diatas, tetapi itulah masalah yang umum dialami air sumur bor di Indonesia.

Apa yang menjadi penyebab perbedaan tsb?
Penyebabnya karena lapisan tanah di setiap jengkal tanah itu berbeda beda, baik dari jenis tanah maupun batu nya.

Kenapa saya katakan setiap jengkal berbeda?
Silahkan bandingkan air sumur bor milik anda sendiri dengan tetangga sebelah. Bandingkan dengan tetangga samping kiri, kanan, belakang ataupun dengan tetangga di seberang jalan. Pasti kondisi airnya berbeda beda.

Demikian yang bisa saya tuliskan tentang berapa lama proses pengurasan sumur baru dan berapa lama bisa jernihnya. Mohon maaf jika ada kekurangan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

19 komentar untuk "Berapa Lama Proses Pengurasan Sumur Bor Baru Sampai Airnya Bisa Jernih?"

  1. Bagi yang ingin bertanya atau berbagi pengalaman silahkan tulis di kolom komentar...

    BalasHapus
  2. Air sumur bor saya disedot waktu pagi air keluar keruh setelah kira2 15 menit baru airnta bening tapi setelah ditampung kira2 4 jam air nta berobah merah/kuning bagaimana cara mengatasi sumur bor tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau beberapa jam terkena udara airnya berubah kuning / merah berarti airnya mengandung zat besi kadar sedang / tinggi.

      Ada beberapa solusi:

      1. Air tsb ditampung di tandon penampungan air lalu diberi:

      - Tawas (saja)
      Takarannya 4 - 8 sendok makan per 1000 liter air, diamkan selama minimal 6 jam dan air akan berubah menjadi jernih.

      - Tawas + kaporit
      Takaran tawas 4 - 8 sendok makan
      Takaran kaporit 1 sendok makan
      (*takaran per 1000 liter)
      Diamkan selama monimal 6 jam air akan berubah menjadi jernih

      - Kapur gamping
      Takaran 5 - 10 sendok makan per 1000 liter air. Diamkan selama minimal 6 jam air akan berubah menjadi jernih

      2. Gunakan filter air model tabung filter fiber ukuran 10" yang banyak dijual di pasaran. Kalau airnya sampai tahap merah sebaiknya gunakan 2 tabung filter.

      Untuk informasi harga sebaiknya hubungi penjual filter air terdekat di kota anda.

      Demikian jawaban saya, semoga membantu...

      Hapus
  3. Terima kasih informasinya. Saya kira kuras air cukup satu kali saja selama beberapa jam, ternyata bisa berhari-hari. Apakah itu berlaku juga untuk pengurasan karena air bepasir?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sama juga, air sumur bor berpasir perlu waktu 1-2 minggu untuk pengurasan.

      Tetapi sebaiknya baca juga artikel ini: cara mengatasi air sumur bor berpasir

      Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali. Terima kasih

      Hapus
  4. Mau tanya masalah air yang mengandung besi (air dari sumur bor jernih beberapa waktu kemudian kuning). Apakah ada potensi kandungan besi berkurang jika sumur bor tersebut dikuras dengan waktu yang lama?
    Saya sudah tes air sumur tersebut dicampur dengan teh hasilnya nyaris mirip dengan air teh tidak signifikan berbeda dengan jangka waktu semalaman, dengan hasil tersebut saya asumsikan air sumur tersebut mnegandung besi yang sedang/sedikit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal pengurasan air sumur bor yang baru dibuat memang perlu dilakukan selama beberapa hari, tujuannya (diharapkan) lama kelamaan air akan menjadi jernih.

      Nah, merujuk ke pertanyaan...

      Apakah ada potensi kandungan zat besi berkurang jika sumur bor tsb dikuras dengan waktu yang lama?

      Jawabannya: Tidak tentu! Terkadang jika dikuras dalam waktu yang lama airnya akan jernih dan kandungan zat besinya bisa hilang, tetapi bisa juga terjadi sebaliknya.

      Demikian, dan jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali...

      Baca juga artikel lainnya:

      - Cara menurunkan pH air
      - Harga pasir silika halus
      - Cara menaikkan pH air
      - Harga filter air
      - Kedalaman sumur bor agar dapat air jernih

      Hapus
    2. Apakah metoda full casing pada sumur bor dapat membantu pengurangan tingkat kadar besi?

      Hapus
    3. Metode full casing tidak ada jaminan membuat air yang disedot keluarnya dengan kandungan zat besi yang rendah, meskipun yang disedot adalah air yang dibagian paling bawah di dasar sumur.

      Sebab kandungan zat besi tidak hanya ditemukan di sumur bor dangkal tetapi juga umum ditemukan di sumur yang dalam.

      Penggunaan full casing hanyalah membantu agar tanah di lubang sumur tsb tidak runtuh.

      Demikian jawaban dari saya... jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali... Terima kasih

      Hapus
  5. Masalah saya sama air sumur awal jernih namun setelah mengendap beberapa jam coklat/kuning. Tapi tidak berbau dan di tes teh juga tidak menjadi hitam. Umur penggalian sumur itu sudah 10 bulanan, tapi memang penempatan rumah sya baru sekitar 4-5 bulan
    Berdasarkan pengalaman agan, solusi yang paling tepat dan efesien apa ya? Dan apa wajar klo sumur baru seperti itu.
    Mohon arahan nya ya gan🙏🙏
    .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari uraian pak Jimmisena sepertinya masalah air berwarna coklat / kuning itu bukan akibat zat besi tinggi, tapi karena zat organik.

      Apakah bapak berlokasi di daerah bekas rawa atau bekas persawahan?

      Problem seperti ini sebaiknya dijernihkan menggunakan tawas saja.

      Mengenai pertanyaan apakah wajar kalau sumur baru seperti itu?

      Ya tentu berbeda beda untuk tiap lokasi pak, bahkan dengan air sumur bor milik tetangga hasilnya juga bisa berbeda...

      Hapus
  6. Oia sama untuk cara pengurasan air sumur selama apa air langsung dibuang dari pompa, atau masuk ke toren dulu lalu di buang melalui keran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika tujuannya untuk pengurasan sebaiknya dari sumur bor langsung dibuang saja....

      Tetapi itu juga kan kondisional... kalau airnya jernih ya bisa dimasukkan ke toren untuk dipakai keperluan MCK dan sebagian lagi dibuang.

      Demikian jawaban dari saya. Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali. Terima kasih...

      Hapus
  7. Air sumur bor saya baru 4bln kalau saya sedot sekitar 2jam jernih tpi kalau berhenti nyedot trus saya sedot lgi keruh keluar lumpur sampai sekitar 2jam baru jernih lagi begitu seterusnya,mohon penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah air berlumpur gampang gampang susah untuk diatasi, dalam artian dihentikan keluarnya sama sekali.

      Saya katakan sulit karena ukuran butiran pasir lumpur ini sangat halus, bahkan jika disaring menggunakan filter cartridge yang ukuran pori 01 micron pun lumpurnya akan tetap tembus dengan warnanya tetap agak putih atau abu abu.

      Ini membuktikan bahwa ukuran partikel lumpur ini lebih kecil dari 01 micron.

      Dengan ukuran yang sangat halus ini tidak mungkin bisa dicegah dengan pipa casing dengan screen yang paling kecil sekalipun, juga tidak bisa dicegah dengan memberi kerikil diluar pipa casing.

      Air berlumpur ini bisa terjadi di daerah dataran tinggi maupun rendah, baik yang menggunakan pompa kecil maupun pompa besar.

      Solusi spekulasi sebenarnya ada, tapi ini sifatnya spekulasi... bisa berhasil, bisa juga gagal...

      Apa solusi spekulasinya?

      Yakni dengan menaikkan atau menurunkan pompa submersible di dalam pipa sumur bor.

      Lakukan test:

      Misalnya posisi pompa submersible di kedalaman 30 meter (ini hanya contoh saja yaa..)

      - Turunkan pompa ke kedalaman 34 meter, lalu hidupkan pompa dan lihat apakah keluarnya masih berlumpur?

      - Jika masih berlumpur maka naikkan pompa ke kedalaman 25 meter, lalu hidupkan pompa dan lihat apakah keluarnya masih berlumpur?

      Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Semoga membantu...

      Hapus
  8. Air sumur bor saya pakai pompa submersible 1/2pk sudah 1 tahun lebih tapi air nya keruh.. kalau disedot 4 jam bisa agak jernih tapi setelah saya matikan dan saya sedot lagi airnya keruh lagi dan berpasir lembut
    Bagaimana solusinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawaban saya sama seperti pada komentar sebelumnya.

      Atau jika mau sebaiknya pasang filter air saja. Lihat halaman konsultasi masalah filter air

      Hapus
  9. dua hari lalu saya pasang sumur bor di lokasi kebun cabe utk penyiraman dgn kedalaman -+30M setelah dikuras selama 12jam dgn mesin pompa alkon airnya sdh mulai tampak jernih tp masih ada pasir halus,apakah pasir itu nanti bs hilang..
    Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal pasir nantinya akan hilang itu sulit diprediksi, artinya bisa saja nantinya setelah 1 bulan dikuras setiap hari pasirnya akan hilang. Tetapi bisa juga tidak akan hilang seterusnya.

      Demikian jawaban dari saya. Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali...

      Hapus