Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsultasi Usaha Air Minum Isi Ulang Mineral, RO dan Bio Energy

air minum isi ulang
Melalui tulisan ini saya membuka ruang konsultasi masalah usaha air minum isi ulang, baik sistem Reverse Osmosis (RO, Bio Energy maupun air minum mineral biasa.

Konsultasi ini khusus bagi anda yang sudah memiliki usaha depot air minum. Jadi disini adalah ruang konsultasi dan jangan bertanya tentang harga paket air minum isi ulang, harga filternya, dsb.

Silahkan tulis permasalahan anda di kolom komentar. Saya akan berusaha menjawab sesuai pengalaman saya... Silahkan...

14 komentar untuk "Konsultasi Usaha Air Minum Isi Ulang Mineral, RO dan Bio Energy"

  1. Ass, pak sy punya usaha galon, sebelumnya kan sy punya air minum tdsnya 5 . Tapi kenapa setelah sy ganti membran knp airnya nggk turun2 stay di 18 terus tdsnya . tolong solusinya .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap penggantian membran baru adalah hal yang wajar jika TDS awalnya masih tinggi. Maka dari itu setiap penggantian membran baru sebaiknya airnya dibuang dulu selama kurang lebih 1 jam sambil di cek penurunan TDS nya.

      TDS akan turun bertahap dan akan mencapai batas maksimal penurunan setelah 3 jam.

      Hapus
  2. Pak mau tanya, saya mau rakit depot, gapi saya masih bingung dengan filter2 ya g digunakan, seperti urutan catridge, jumlah housing, ultrafiltrasi, dan pemilihan media, kalau boleh bisa minta kontaknya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. - Untuk housing filter gunakan minimal 7 bh.
      - Urutan cartridge gunakan bertingkat dari yang pori pori besar ke pori pori kecil 1 micron, jangan yang 1 micron semua kecuali air isi ulangnya menggunakan air pegunungan yang super jernih, baru boleh gunakan yang 1 micron semua.
      - Pemilihan media gunakan minimal pasir silika dan karbon aktif.

      Sekedar saran: Jika belum pernah merakit depot air minum isi ulang sebaiknya beli jadi aja dari agen yang sudah berpengalaman supaya kalau nantinya ada trouble ada yang bisa membantu.

      Demikian dan jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya lagi...

      Hapus
  3. Hello pak, saya memiliki depot air isi ulang. Ada konsumen kami yang mengatakan bahwa ketika mereka membeli air di kami terdapat lumut. Yang mau saya tanya lumut ini bisa di sebabkan dari tabung di galonnya atau galon dari orang yg beli ya?

    Untuk kasus saya saya tidak memperhatikan karena orang tua saya yg melayani.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah galon berlumut banyak dialami depot air yang menitipkan airnya di warung warung / toko. Tetapi ada juga yang mengalaminya di tempat depot itu sendiri.

      Ada beberapa penyebab galon berlumut, antara lain:

      - Terkena paparan sinar matahari langsung ataupun tidak langsung,

      Solusi: Harus diusahakan agar saat pagi atau sore hari sinar matahari tidak mengenai galon yang sudah diisi air, baik langsung ataupun hanya pantulan dari lantai keramik / kaca.

      - Ruangan depot yang panas
      Ruangan panas ini juga disebabkan karena sinar matahari dari atap.

      Solusi: Usahakan membuat ventilasi angin agar ada sirkulasi udara untuk mengurangi hawa panas.

      - Galon dari pembeli yang asalnya sudah berlumut.

      Solusi: Sebelum mengisi galon pembeli biasakan untuk menyikat bagian dalam galon menggunakan mesin sikat galon lalu membilasnya sampai bersih.

      Selain 3 hal diatas, pembersihan tabung filter dan penggantian filter cartridge yang terlambat juga memiliki andil dalam pertumbuhan lumut jika terkena panas matahari.

      Apakah air RO tidak bakal muncul lumut jika terkena sinar matahari?

      Dari beberapa kasus di lapangan baik air mineral biasa maupun air RO tetap memiliki kemungkinan tumbuhnya lumut kalau terkena paparan matahari, hanya saja kalau air RO lebih memiliki "ketahanan" dalam hal munculnya lumut.

      Demikian jawaban dari saya, semoga membantu...

      Hapus
  4. Saya punya usaha depo isi ulang menggunakan sumur bor tetapi zat kapur sangat tinggi sehingga pelanggan protes bagaimana cara mengatasi masalah ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masalah zat kapur yang tinggi tidak bisa diatasi dengan penyaringan biasa menggunakan media filter pasir silika, karbon aktif atau sejenisnya.

      Zat kapur juga tidak bisa dihilangkan / diturunkan menggunakan filter cartridge jenis spon sebanyak apapun cartridge yang dipasang.

      Sekali lagi... pasir silika, karbon aktif dan filter cartridge tidak akan mampu menurunkan zat kapur, melainkan hanya menjernihkan air saja.

      Untuk masalah zat kapur tinggi hanya bisa diturunkan menggunakan media filter resin softener dalam jumlah banyak, minimal 4 karung yang dimasukkan ke dalam 2 tabung filter FRP 1054.

      Penting saya tambahkan disini:
      Untuk zat kapur tinggi jangan gunakan filter cartridge resin softener yang harganya Rp 100ribuan yang penempatannya di dalam housing filter karena akan sia sia belaka (zat kapurnya tidak akan berkurang secara signifikan).

      Demikian jawaban dari saya, semoga membantu,,,

      Hapus
  5. Kami sudah 2 th jual air refill galon pke yg 2 tabung. Berapa kali dalam 1 bulan mengganti pasir 2 dln tabung. Atau di cuci aja di backwash saja?

    Yang saya tanyakan kapan waktunya mengganti pasir, arang dll. Juga catridge. Agar air hasilnya tetap terjaga rasanya. Mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk depot air minum isi ulang penggantian isi tabung filter (pasir silika, karbon aktif, dll) umumnya 1 tahun sekali atau paling lama 2 tahun sekali (jika kualitas air bakunya bagus).

      Sementara untuk penggantian filter cartridge umumnya per 3 - 4 bulan sekali. Tetapi jika 4 bulan filter cartridge masih tampak putih bersih seperti baru maka penggantian boleh lebih lama dari 4 bulan.

      Demikian jawaban saya, semoga membantu...

      Hapus
  6. Pasir silica kegunaannya utk apa ya pak... trimakasih...

    BalasHapus
  7. Kegunaan pasir silika untuk menyaring kekeruhan air skala ringan dan sedang. Untuk depot air minum isi ulang pasir silika sudah umum digunakan dan penempatannya biasanya di tabung filter besar yang urutan pertama.

    Untuk depot air minum isi ulang masa penggantian pasir silika dianjurkan 1-2 tahun sekali. Demikian jawaban dari saya dan semoga membantu...

    BalasHapus
  8. Assalamu'alaikum. Mau tanya pak kalau saat pengisian airnke galon selalu ada kelihatan kayak ketombe apa emang umumnya bgt. Satu lagi kalau cartrige apa bisa diganti dengan carbonblok. Mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr wb

      Kalau saat pengisian ke galon di dalam airnya terlihat seperti ada ketombe maka ada beberapa kemungkinan:

      - Kemungkinan pertama: Airnya mengandung zat kapur.

      Coba direbus airnya sebanyak 1 panci penuh, biarkan hingga 1/2 panci, lalu matikan kompor.

      Jika di dinding panci banyak terlihat kerak putih maka air tsb mengandung zat kapur.

      Solusinya gunakan filter resin softener minimal pakai 1 tabung filter fiber yang 1054 dan jangan lupa lakukan regenerasi secara berkala menggunakan garam.

      - Kemungkinan kedua:
      Yang melayang layang "seperti ketombe" adalah gelembung air kecil yang jika didiamkan akan hilang dengan sendirinya.

      - Kemungkinan ketiga:
      Filter cartridge yang digunakan kualitasnya kurang baik sehingga ada partikel spon cartridge tsb yang rontok sehingga terlihat melayang layang dalam air.


      Kemudian pertanyaan kedua: Apakah filter cartridge bisa diganti dengan karbon block?

      Jadi begini... untuk penyaringan air isi ulang jangan seluruhnya menggunakan filter cartridge saja atau carbon block saja karena masing masing punya "tugas" yang berbeda.

      Sebaiknya gunakan keduanya...

      Tetapi maksimal gunakan 2 karbon block, jangan lebih.

      Demikian jawaban saya... Jika masih ada yang kurang jelas silahkan bertanya lagi. Terima kasih...

      Hapus