Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seputar Mesin RO dan Air RO [Tanya Jawab dan Konsultasi]

mesin ro

Bagi sebagian orang mungkin belum pernah mengetahui apa itu air RO. Secara singkat definisi air RO adalah air yang telah melalui proses penyaringan mesin Reverse Osmosis (mesin RO) sehingga memiliki TDS yang rendah.

Nah, pasti ada pertanyaan lanjutan: Apa itu mesin RO dan apa itu TDS?

Mesin RO

Mesin RO adalah mesin penyaring air untuk mengubah air mentah menjadi air siap minum. Di pasaran banyak sekali jenis mesin penyaring air, tetapi mesin RO ini memiliki keunggulan dibanding filter penyaring air lainnya.

Letak keunggulannya adalah di filter yang disebut membran RO yang memiliki besaran pori 0,0001 micron. Untuk diketahui 1000 micron = 1 mm. Jadi bisa dibayangkan seberapa kecil kalau ukuran porinya mencapai 0,0001 micron.

Saking kecilnya pori membran RO tsb sampai sampai bakteri, virus dan kuman tidak mampu menembus keluar dari membran tsb, sehingga air mentah yang sebelumnya mengandung banyak bakteri dan virus setelah keluar dari membran air menjadi steril dan siap minum.

air RO

Bukan hanya steril, segala zat terlarut dan tidak terlarut yang ada di air baku mentah tsb seluruhnya juga akan berkurang 90% - 99% dari kondisi air saat belum diproses.

Apa saja zat terlarut dan zat tidak terlarut yang akan turun drastis?

- TDS (Total Dissolved Solid)
- Kekeruhan
- Zat Besi
- Zat Kapur
- Dan puluhan parameter lainnya

Apa itu TDS?

TDS (Total Dissolved Solid) adalah zat terlarut dalam air yang dihitung dalam satuan part per million (ppm). Untuk air minum jika TDS air nya rendah maka air akan terasa ringan saat diminum dan air RO mudah diserap tubuh.

Apa Manfaat Air RO?

Oleh orang yang konsultasi, saya sering ditanya apa manfaat air RO itu? Saking banyaknya saya malah jadi bingung menjelaskan, hehehe...

Tetapi secara umum manfaat air RO sbb:
- Membuat air menjadi sangat jernih
- Jaminan 99% tidak ada kontaminan berbahaya dalam air
- Air mudah diserap tubuh
- Untuk membuat teh, kopi dan minuman lainnya menjadi tidak cepat berubah rasa.
- Untuk jualan air minum isi ulang air bisa bertahan lama dan tidak mudah berlumut.

Ada juga yang bertanya apakah air RO aman untuk ikan hias aquarium? Hehehe... untuk manusia aja aman apalagi untuk ikan ya tentu saja bisa digunakan...

Kecuali kalau pH air RO nya terlalu rendah tentu tidak direkomendasikan untuk manusia dan juga ikan aquarium. Maka dari itu jika pH air RO nya terlalu rendah maka sebaiknya baca juga cara menaikkan pH air.

Jenis Mesin RO

Ada 3 katagori mesin RO berdasarkan air baku yang disaring:

1. Mesin RO untuk air tawar

Batas TDS yang boleh masuk ke mesin RO ini maksimal di 600 ppm (rekomendasi pabrikan). Tetapi menurut saya batas maksimalnya sebaiknya hanya di 300 ppm saja sebab jika diatas 300 ppm akan mempercepat buntunya membran RO.

Penjelasan: Sebenarnya penyebab cepat buntunya membran bukan hanya TDS, tetapi juga zat kapur, kekeruhan, zat besi, dll.

2. Mesin RO untuk air payau

Batas TDS yang boleh masuk ke mesin RO ini maksimal di 1200 ppm (rekomendasi pabrikan). Tetapi menurut saya jika TDS air baku sudah mencapai range 300 - 1200 ppm maka sebaiknya gunakan jenis membran untuk air payau. Di pasaran, beberapa membran untuk air payau memiliki kode awalan BW (Brackish Water).

3. Mesin RO untuk air laut

Jika TDS air baku sudah diatas 1200 ppm maka sebaiknya sudah menggunakan mesin RO untuk air laut. Dipasaran, beberapa membran untuk air laut memiliki kode awalan SW (Sea Water). 

Diantara 3 jenis diatas, mesin RO untuk air laut adalah yang paling mahal karena seluruh instalasinya menggunakan bahan yang anti karat.

Pertanyaan lanjutan:
Bagaimana kalau tidak mengikuti patokan batas TDS di atas? Ya silahkan... misalnya air baku TDS nya 1200 disaring menggunakan mesin RO air tawar, resikonya hanyalah membran RO akan cepat buntu, itu saja...

Harga Mesin RO

Ada puluhan merk mesin RO di Indonesia, kebanyakan import dari China, Korea, Taiwan dan USA. Walaupun typenya sama tetapi harganya terpaut jauh, belum lagi harga jual toko yang tentunya berbeda beda.

Di bawah ini adalah harga kisaran:

- Harga mesin RO 50 GPD
Kisaran Rp 850.000 - Rp 2.000.000

- Harga mesin RO 500 GPD
Kisaran Rp 2.500.000 - 4.500.000

- Harga mesin RO 1000 GPD
Kisaran Rp 4.500.000 - 9.000.000

- Harga mesin RO 2000 GPD
Kisaran Rp 16 juta - Rp 20 juta

- Untuk kapasitas diatasnya silahkan mencari harganya di internet.

Mesin RO memiliki keunggulan dibanding jenis mesin penyaring air lainnya, terutama dalam hal kemampuan menurunkan TDS air.

Tetapi selain memiliki banyak keunggulan tetapi mesin RO juga memiliki banyak permasalahan.

Saya (admin blog) membuka ruang untuk konsultasi masalah mesin RO melalui kolom komentar. Saya berusaha menjawab pertanyaan sesegera mungkin.

Silahkan tuliskan di kolom komentar:

Nama:
Kota:
Pertanyaan:

Jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar di bawah ini...

36 komentar untuk "Seputar Mesin RO dan Air RO [Tanya Jawab dan Konsultasi]"

  1. Gimana caranya menaikkan PH air RO, sekarang PH 6,7

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk air RO ada beberapa alternatif untuk menaikkan pH air, antara lain:

      - Menggunakan media corosex
      Penempatannya adalah setelah mesin RO, jangan sebelum mesin RO

      - Menggunakan pH booster carbon block
      Penempatannya juga setelah mesin RO.

      Kenapa tidak ditempatkan sebelum masuk ke mesin RO? Karena PH nya akan turun kembali setelah melalui membran RO.

      Demikian dan semoga membantu...

      Hapus
    2. Untuk pH itu apakah selalu turun setelah lewat RO pak? Tp jika kondisi ph air baku nya 10 dan ingin diturunkan menjdi 8 menggunakan mesin ro apakah bisa? dan bagaimana prosedurnya ya pak?🙏🏻

      Hapus
    3. - Untuk pH apakah selalu turun setelah lewat mesin RO? Biasanya IYA turun, tetapi yang tidak bisa diprediksi adalah seberapa besar turunnya, terkadang turun signifikan kadang juga tidak signifikan.

      - Kondisi pH air 10 bisa diturunkan dengan mesin RO. Tetapi apakah sudah yakin pH nya 10 ? Sebaiknya test ulang pH airnya di laboratorium terdekat untuk dijadikan pembanding, sebab bisa jadi alat test pH milik kita yang error / tidak akurat.

      Terima kasih

      Hapus
    4. Iya pak kebetulan saya menggunakan ro untuk pengolahan air buangan boiler agar pH nya aman jika air dibuang ke lingkungan dan bisa didaur ulang untuk penggunaan air bersih. Tetapi pada saat dicoba ke sampel air buangan saya setelah lewat ro ternyata pH nya malah naik apakah ada pengaruh dari TDS soalnya TDS air vaku sekitra 800 ppm dan setelah pretreatmen sebelum masuk membrna sekitar 700 ppm tetapi scr fisik sudah jernih

      Hapus
    5. Sudah pak kondisi pH airnya memang diangka 10, karena air buangan boiler. Ingin diturunkan menggunakan ro supaya kalo dibuang ke sungai aman dan airnya bisa di daur ulang. Kira2 ada pengaruh tdk ya kinerja ro saat digunakan untuk olah air versih dan kinerja ro saat dgunakan untuk air buangan boiler/air limbah?

      Hapus
    6. Tolong dijelaskan lebih detail lagi biar saya dapat gambaran:

      - Berapa TDS air sebelum dan setelah masuk mesin RO ?

      - Berapa pH air sebelum dan sesudah masuk mesin RO ?

      Hapus
    7. Jdi untuk pengecekan kualitas air saya cek di 3 titk pa, air baku, setelah filter catridge dan setelah keluar membran hasil akhir. Klo untuk TDS tdk ada masalah di membran masalahnya hanya di filter catrdige. Hasil ph air baku 9,47 setelah difilter catridge 9,16 dan setelah dilewatkan membran 9,76. Untuk TDS awal 702, stelah catridge 823, setelah lewat membran 309 pak

      Hapus
    8. Kalau begitu untuk menurunkan pH pakai alternatif lainnya pak, seperti pakai HCL yang dicampur dengan air dengan perbandingan tertentu, lalu diinjeksi pakai dosing pump.

      HCL yang telah dicampur air tsb lalu di injeksikan ke air baku sebelum masuk ke mesin RO. Boleh juga setelah mesin RO tetapi akan ada kenaikan TDS.

      Hapus
    9. Jd jika hasil pengukurannya seperti itu tdk bisa diusahakan tetap pakai ro ya pak?

      Hapus
    10. Sebelum menjawab saya ingin bertanya dulu:

      1. Pengetesan pH pakai pH meter digital merk apa?

      2. Membran RO yang dipakai merk apa?

      Sebab jika TDS air baku awal 702 ppm lalu setelah melewati mesin RO turunnya "hanya" jadi 309 ppm itu penurunannya terlalu sedikit, sebab jika TDS air baku 700 ppm turunnya biasanya menjadi sekitar 80 ppm-an.

      Hapus
    11. pH-2011 pen type pH meter digital pak, mesin ro merk micron dgn membran ro silvertec 100 gpd

      Hapus
    12. Ada yg salah tdk ya pak dgn komponen ro dan alat ukur yg digunakannya?

      Hapus
    13. Yang bisa saya anjurkan:

      - Hidupkan mesin RO selama 6 jam dalam kondisi air berproduksi. Ini tujuannya memastikan bahwa TDS dan pH merupakan hasil final. Sebab kalau mesin RO sudah dihidupkan 6 jam maka biasanya TDS dan pH tidak akan turun lagi.

      - Selain menggunakan pH meter digital, gunakan juga pH tetes sebagai pembanding.

      Terima kasih

      Hapus
  2. Ass, pak saya punya usaha air minum isi ulang . yang saya tanyakan sebelumnya tds airku 5 ppm setelah sy ganti membran tds airku stay di 18 nggk turun2 . tolong solusinya .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap penggantian membran baru adalah hal yang wajar jika TDS awalnya masih tinggi. Maka dari itu setiap penggantian membran baru sebaiknya airnya dibuang dulu selama kurang lebih 1 jam sambil di cek penurunan TDS nya.

      TDS akan turun bertahap dan akan mencapai batas maksimal penurunan setelah 3 jam.

      Hapus
  3. Halo pak Numpang nanya saya baru ganti2 filter2 ro saya dan ganti isi membran 100gpd yg baru, saya cek semua lemasangan tidak ada masalah, tp air yg keluar sangat kecil, saya cek pompa menyemburnya msh sangat kuat, tp sekali sambung ke filter ro keluarnya kecil sekali, begitupun juga dengan pembuangannya kecil. Mohon pencerahannya pak. Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika filter cartridge dan membran RO sudah diganti tetapi air yang keluar sangat kecil maka ada banyak kemungkinan, tapi yang paling sering 3 hal di bawah ini:

      - Ganti post carbon (jika diperkirakan buntu).
      - Cek cartridge carbon granular. Apakah pemasangannya terbalik atau tidak?
      - Tekanan booster pump sudah mulai lemah, terutama jika "dibebani" untuk mendorong air masuk ke membran.

      Periksa ketiga hal diatas... biasanya salah satunya yang jadi penyebabnya. Tetapi jika ternyata boosternya yang sudah lemah maka sebaiknya ganti seal segitiga nya dengan yang baru.

      Tetapi mengganti seal juga bukan jaminan tekanan pompa akan kembali kuat, bisa jadi memang karena faktor putaran dinamo pompa booster yang sudah lemah.

      Hapus
  4. Pak numpang tanya saya baru ganti semua filter ro dan membran, tp air hasil dan pembuangan keluarrnya jd kecil sekali , saya coba cek2 pompa kenceng, dr pompa kan ro, tp habis ke ro keluarnya langsung kecil padahal membran baru ganti, terus saya coba ganti anti flow pembuangan yg baru , air pembuangan lancar, hasil baku sedikit meningkat tp masih kecil, tolong pencerahannya pak makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinannya:
      - Tekanan pompa booster sudah mulai lemah.
      - Merk membran yang baru kurang bagus. Tapi coba periksa dulu kapasitas air yang keluar pakai gelas meter, jadinya berapa liter / jam?.

      Apakah sudah sesuai dengan type mesin RO nya? Sebagai patokan, untuk mesin RO type 50 GPD untuk mengisi 1 galon air 19 liter memerlukan waktu 2,5 jam (ini normal).

      Hapus
  5. Pak mau tanya. Saya beli mesin ro 7 step. Step terakhir pake sinar uv. Mengapa kalau uv di nyalakan air berbau, tapi jika uv tdk difungsikan air tdk ada bau.

    BalasHapus
  6. Ya benar, air menjadi bau jika UV dinyalakan itu sudah sering terjadi.

    Untuk mencegah agar airnya tidak berbau maka harus tau penyebabnya.

    Jadi begini, saat lampu UV dinyalakan maka lampu tsb akan mengeluarkan panas. Nah akibat pemanasan yang terlalu lama maka air akan mengeluarkan bau khas (saya sudah hafal baunya, hehehe...).

    Oleh karena itu solusinya sbb:

    Nyalakan UV hanya saat akan menghidupkan mesin RO dan SEGERA MATIKAN UV setelah selesai. Maka air tidak akan berbau.

    Jangan hidupkan UV jika tidak ada aliran air yang berjalan.

    Demikian penjelasan saya dan semoga membantu, Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali. Terima kasih

    BalasHapus
  7. Selamat sore pak apa air limbah r. O tdk bisa di fungsikan lagi misalnya di rebus sampai mendidih dan airnya diminum minta saran ya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk air pembuangan RO boleh langsung dibuang (di rejeck) ataupun di proses ulang dimasukkan ke tandon penampungan awal untuk diproses lagi.

      Air pembuangan RO jika tujuannya untuk direbus lalu diminum ya bisa saja, tetapi sebaiknya perhatikan 2 syarat ini sebelum merebusnya:

      1. Pastikan air pembuangan TDS nya kurang dari 200 ppm. Jika diatas 200 ppm sebaiknya dibuang saja, jangan direbus lalu diminum karena kalau TDS diatas 200 ppm jika diminum rasanya kurang enak.

      2. Pastikan air pembuangan RO sebelum direbus di filter dulu menggunakan saringan berisi pasir silika, karbon aktif dan filter cartridge sampai airnya betul betul jernih baru silahkan direbus hingga mendidih lalu di konsumsi.

      Hapus
  8. Permisi, pak mau tanya saya pake membran RO 100gpd untuk menurunkan TDS, kondisi TDS air bakunya 1300 an dan hasil keluaran membran itu TDS nya mentok di angka 300 paling tinggi, itu emg kapasitas maksimal penurunan TDS nya sgitu ya pak? Atau bisa ditekan sampai dinilai TDS <100? Terima kasih pak?🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau TDS air bakunya 1300an ppm lalu disaring menggunakan mesin RO 100 GPD dengan TDS hasil akhir 300an itu sudah bagus dan normal pak...

      Kalau mau hasil akhirnya kurang dari 100 ppm gunakan mesin RO 2000 GPD yang menggunakan membran Filmtec type BW30-4040.

      Membran filmtec seri BW tsb memang khusus untuk air yang TDS nya tinggi sekitar 1000an ppm.

      Demikian jawaban saya... Terima kasih

      Hapus
  9. Gan mau tanya, untuk air permeat itu boleh tdk dimasukan kembali ke sistem RO? TDS air umpan sya cukup tinggi sekitar 1500 an dan ingin hasil permeatnya TDS <60 ppm jd saya masukan scr berulang2 ke membran sampai dapat hasil yg diinginkan. Apakah tdk masalah? dan di dunia RO ada pengaplikasian yg seperti ini tdk ya pak? Nama istilahnya apa?🙏🏻

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelum saya jawab, mohon jelaskan lebih lanjut:

      - Ini yang digunakan mesin RO berapa GPD?

      - Ada berapa unit mesin RO?

      Hapus
  10. 100 gpd pak, 1 unit msin, tapi pada saat diresirkulasikan itu membrannya dilakukan penggantian. Tidak dengan 1 membran yg sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari TDS awal air baku sekitar 1500 ppm dan air hasilnya kemudian dimasukkan lagi ke mesin RO dengan membran yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan TDS yang lebih rendah...

      Ini boleh boleh saja dilakukan dan sudah banyak yang menggunakan pola ini.

      Tetapi sebaiknya gunakan 2 set mesin RO yang berbeda agar prosesnya lebih mudah alias tidak ribet dibanding menggunakan 1 mesin walaupun membrannya berbeda.

      Hapus
  11. Pak maap izin bertanya kalo mekanisme air keluaran ro selalu lebih rendah dari air awal itu kenapa ya alasannya? Apakah ada kaitannya dgn pori2 membran atau seperti apa? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, air keluaran RO TDS nya bisa lebih rendah karena air telah melewati membran RO yang pori porinya super halus dibanding filter jenis lainnya.

      Hapus
  12. Maaf pak izin bertanya, air tanah saya cek dengan tds meter dptnya 500 an ppm pak, rencana mau beli mesin RO 8step 500gpd pak, apakah sudah memadai mesinnya pak utk menghasilkan air siap minum dengan catatan untuk kebutuhan rumah tangga saja? atau kah ada rekomendasi lain pak? dan juga kalo bisa tau dengan kondisi begini membrannya harus diganti tiap berapa lama yah? terima kasih sebelumnya untuk saran dan tanggapannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Air baku TDS 500 ppm jika dimasukkan ke mesin RO 500 GPD maka penggantian membran perkiraan 6-8 bulan jika pemakaian harian hanya 1-2 galon.

      Dengan TDS 500 ppm sudah tepat pakai mesin RO yang 500 GPD daripada pakai RO 50 GPD karena penggantian membrannya akan lebih singkat lagi.

      Demikian jawaban saya. Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya kembali...

      Hapus
  13. Bagaimana cara menentukan spesifikasi mesin joki pada sistem RO

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, pertanyaannya sangat bias dan membingungkan... 🙏

      Mohon diperjelas yang anda maksud mesin joki ini... Terima kasih 🙏

      Hapus