Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjernihkan Air Panduan Lengkap [Bisa Konsultasi]

cara menjernihkan air

Ada banyak sekali cara menjernihkan air yang tentunya harus disesuaikan dengan jenis dan problem air itu sendiri. Di tulisan ini saya akan menjawab pertanyaan sesuai pengalaman saya di dunia penyaringan air.

Cara menjernihkan air

Sebelumnya perlu digarisbawahi, cara menjernihkan air yang akan saya jelaskan disini adalah untuk keperluan air bersih saja (MCK) dan bukan untuk keperluan air minum sebab ada banyak parameter yang lebih ketat jika air tsb digunakan untuk air minum.

Oke, to the poin aja, saya akan menjawab pertanyaan yang sering diajukan:

1. Cara menjernihkan air sumur bor yang keruh, kuning dan "berminyak".

Yang dimaksud air berminyak disini adalah air yang diatasnya tampak ada minyak, berkerak, dan seperti ada warna pelangi di atas permukaan air. Jadi bukan minyak yang sebenarnya ya.... sebab kalau minyak yang sebenarnya tidak akan bisa disaring menggunakan penyaringan biasa.

Saya sudah beberapa kali menemukan air yang langsung keluar dari sumur bor (pakai pompa jetpump atau submersible) yang mana airnya benar benar bercampur minyak, bahkan kalau ditampung di tandon air baunya mirip bau minyak tanah atau solar. Kasus yang seperti ini percuma difilter karena minyaknya tetap akan tembus setelah keluar filter.

Oke, kembali ke pertanyaan diatas, untuk menyaring air sumur bor dengan problem keruh, kuning dan "tampak berminyak"  gunakan minimal 2 tabung filter diameter 10" yang diisi dengan manganese greensand dan karbon aktif.

 Untuk tabung filter bisa anda beli ataupun membuat sendiri dengan pipa paralon.

Atau bisa juga gunakan 2 buah drum plastik yang diisi pasir batu kerikil kecil, pasir silika, pasir pantai dan ijuk. Tetapi kalau pakai metode ini aliran airnya harus super lambat (aliran kecil) agar airnya bisa jernih. 

Baca juga:
- Harga filter air
- Metode penjernihan air dengan cara saringan pasir cepat

2. Cara menjernihkan air sumur yang kuning bahkan merah berkarat.

Caranya adalah sama dengan jawaban nomor 1 diatas. Hanya saja kalau airnya sampai tahap berwarna merah sebaiknya gunakan hingga 3 tabung filter air.

3. Cara menjernihkan air sumur gali.

Anda bisa memasukkan 30 kg kapur gamping sekaligus ke dalam sumur gali, diamkan 2 hari hingga airnya jernih dan kapur gamping 100% mengendap ke dasar sumur.

Dengan cara ini air sumur akan bisa jernih selama beberapa bulan, lalu air sumur akan kembali kuning seperti semula, lalu masukkan kembali 30 kg kapur gamping, begitu seterusnya...

Cara tsb sebenarnya akan merepotkan untuk jangka panjang karena lama kelamaan air sumur akan tertutup oleh kapur gamping dan anda harus masuk ke dalam sumur untuk membuang endapan kapur gamping tsb.   

Cara yang aman untuk jangka panjang adalah menyedot air sumur gali tsb lalu difilter menggunakan tabung filter air (bisa 1 atau 2 tabung filter) lalu air bersihnya ditampung di tandon air atau bisa juga langsung masuk ke dalam rumah.

Baca juga:
- Mesin RO
- Cara mencuci tabung filter air

4. Cara menjernihkan air sumur yang hitam dan berbau

Kalau yang seperti ini harus menggunakan bahan kimia untuk proses pengendapan awal, setelah itu disaring menggunakan 1 atau 2 tabung filter air (minimal tabung filter 8") berisi pasir silika dan karbon aktif.

5. Cara menjernihkan air gambut / tanah bekas rawa

Untuk air permukaan di lokasi tanah gambut atau bekas rawa yang berwarna kuning atau agak merah  itu disebabkan oleh zat organik, bukan diakibatkan oleh zat besi. Untuk air sumur bor di lokasi bekas rawa biasanya juga kuningnya akibat zat organik. Bisa juga perpaduan antara zat organik dan zat besi.

Cara menjernihkannya sama seperti metode nomor 4 diatas.

6. Cara menjernihkan air kolam ikan.

Untuk air kolam ikan jenis apapun yang penempatannya di bak semen, sepanjang airnya tidak keruh parah (seperti kolam ikan lele) maka penyaringannya bisa menggunakan 100% pasir zeolit hijau. Bisa juga ditambahkan karbon aktif.

Untuk penyaringan air kolam ikan sebaiknya menggunakan minimal 50 kg pasir zeolit hijau. Ingat, pasir zeolit, bukan batu zeolit.

Jangan lupa saat pertama kali pemasangan pasir zeolitnya dicuci dulu sampai bersih, kalau perlu direndam semalaman dalam air dulu. Ini tujuannya untuk membuang debu pasir zeolit tsb.

7. Cara menjernihkan air sungai, danau dan empang.

Karena bercampur dengan pasir halus dan lumpur halus, penyaringan air sungai di tahap awal harus dibantu dengan bahan kimia untuk proses pengendapan awal, setelah itu disaring menggunakan pasir silika dan karbon aktif.

Baca juga:
- Harga pasir silika
- Merk karbon aktif yang bagus

8. Cara menjernihkan air keruh secara alami.

Sepanjang air keruhnya bukan disebabkan oleh lumpur halus dan juga berwarna kuning akibat zat organik maka air keruh bisa dijernihkan menggunakan media filter sederhana metode saringan pasir lambat.

Ini bisa menggunakan drum yang diisi pasir, kerikil kecil dan juga ijuk di bagian dasarnya. Asalkan aliran air yang masuk ke drum sangat lambat (tidak melebihi 500 liter/jam) maka airnya akan bisa jernih

9. Cara menjernihkan air bak mandi yang keruh.

Kalau air di bak mandi berasal dari air PDAM ataupun air WTP maka cara penjernihannya bisa dengan memasang filter air kran, seperti merk Zernii atau lainnya. Ini banyak dijual di toko bangunan dan juga di marketplace.

Hanya saja filter air kran ini sangat cepat kotor dan sangat sering penggantian isi filternya. 

Akan lebih baik lagi jika di memasang tabung filter air besar, ini memang mahal di awal tetapi hasilnya lebih memuaskan dibanding hanya pasang filter air kran.

Carilah penjual filter air terdekat di kota anda. Jika tidak menemukan silahkan cari di internet.

10. Cara menjernihkan air bekas cucian / laundry.

Air bekas cucian harus dialirkan ke bak yang 100% berisi karbon aktif dengan iodine diatas 1000, gunakan minimal 50 kg (2 karung). Karbon aktif dengan iodine diatas 1000 harganya memang mahal, tetapi kalau pakai yang iodine dibawah 1000 daya serapnya kurang.

Baca juga:
- Cara menaikkan pH air
- Cara menurunkan pH air

11. Cara menjernihkan air limbah industri

Ada banyak sekali jenis cairan hasil limbah industri dengan penanganan yang berbeda pula. Contoh limbah industri adalah limbah kelapa sawit, limbah pewarna pakaian, limbah industri kimia / limbah B3, limbah pabrik tahu tempe, limbah cair mengandung lemak, dll.

Air limbah tsb harus di treatment sebelum dibuang ke sungai / laut agar tidak mencemari lingkungan.

Untuk penjernihan limbah cair ini bisa menggunakan karbon aktif iodine diatas 1000 dengan jumlah yang cukup banyak, atau bisa juga penjernihan menggunakan metode pembiakkan "bakteri pemakan limbah" atau metode lainnya.

12. Cara menjernihkan air sederhana

Anda sudah baca tulisan saya diatas? Semoga anda paham bahwa tidak ada cara menjernihkan air secara sederhana yang bisa diterapkan di semua kondisi air. Beda kondisi harus beda cara penanganan.

Anda mungkin sudah banyak mencari cara menjernihkan air, mungkin juga lihat dari Youtube, tetapi yang harus dipahami adalah TIDAK ADA SATUPUN filter air yang bisa mengatasi semua masalah air, berhasil di satu tempat tapi belum tentu berhasil di tempat lain.

Sampai disini tulisan saya tentang cara menjernihkan air. Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar...

10 komentar untuk "Cara Menjernihkan Air Panduan Lengkap [Bisa Konsultasi]"

  1. Saya baru ngebor air kira2 sudah 2 buln lama nya setiapa pagi saya kuras .dan setiap saya mau pake air tsb air nya masih bau besi dan jernih tapi selang 4 jam lama nya air berubah mnjadi menguning.tindakan apa ya pak yg harus mesti saya lakukan biar air bor saya bisa di konsumsi.terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk cara menjernihkan air sumur bor yang kuning atau merah karena zat besi tinggi ada 2 tahapan yang harus dilakukan.

      Tahap 1: Aerasi
      Air dari sumur bor tidak boleh langsung masuk ke filter air dan harus ditampung dulu di bak penampungan air (bak semen / tandon air plastik).

      Ini tujuannya agar air terkena udara terlebih dulu agar terjadi oksidasi.

      Dengan terkena udara maka akan membuat zat besi terlarut saat masih dalam tanah (ferro) akan berubah menjadi tidak terlarut (ferri).

      Dengan berubah menjadi ferri maka kandungan zat besi akan berkurang secara bertahap dalam beberapa jam dan airnyapun akan berubah menjadi kuning bahkan merah.

      Tahap 2: Filterisasi
      Setelah air ditampung selama 3-6 jam maka air baru boleh di filter menggunakan 2 media filter yakni manganese greensand dan karbon aktif.

      Jika 2 langkah diatas hasil penyaringannya kurang memuaskan akibat kandungan zat besinya terlalu tinggi maka ada 3 opsi yang bisa dilakukan:

      Opsi 1: Gunakan bahan kimia penjernih air seperti tawas, kapur gamping atau kaporit untuk dimasukkan ke dalam tandon penampungan air, diamkan beberapa jam hingga mengendap.

      Ini adalah solusi praktis dan murah, tetapi akan merepotkan karena pemberian obat ini harus setiap kali mengisi tandon air.

      Opsi 2: Perbesar tandon penampungan air baku agar air baku bisa ditampung lebih lama lagi hingga 12 jam bahkan 24 jam. Dengan cara ini bisa jernih tanpa obat air.

      Opsi 3: Gunakan media filter manganese greensand import kualitas yang bagus dengan berat total minimal 60 kg dan gunakan karbon aktif import dengan berat minimal 50 kg.

      Ini memang akan mengeluarkan biaya yang lumayan besar karena harganya mahal.

      Demikian jawaban saya, jika ada hal yang jelas silahkan bertanya kembali 🙏

      Hapus
  2. Gimana cara menyaring air yang tidak nyaman kalo dipake buat mandi terasa lengket lengket gitu jg menyebabkan gatal gatal di kulit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau air sumur bor terasa lengket dan terasa tidak nyaman kalau dipakai mandi kemungkinannya air di tempat tsb mengandung minyak skala rendah atau bisa juga TDS nya yang terlampau tinggi (diatas 300 ppm).

      Untuk mengetes TDS air bisa menggunakan alat TDS meter yang banyak dijual di marketplace.

      Untuk masalah gatal dikulit bisa jadi air sumur bor tsb mengandung bakteri penyebab gatal.

      Solusinya di tandon penampungan air baku diberi kaporit atau klorin tablet (pilih salah satunya saja).

      Fungsinya untuk sterilisasi air untuk membunuh bakteri, virus dan kuman dalam air.

      Demikian jawaban saya dan semoga membantu. Jika ada yang kurang jelas silahkan bertanya melalui kolom komentar. Terima kasih

      Hapus
  3. Ada gak pengaruh tinggi rendahnya keasaman atau ph air terhadap hasil penyaringan air ?tksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tingkat keasaman (pH air) sangat berpengaruh terhadap kecepatan proses penyaringan yang juga hasil akhirnya.

      pH air yang rendah (dibawah 6) akan mengakibatkan lamanya proses pemisahan zat besi dari air baku.

      Sebaliknya jika pH diatas 7,0 dapat mempercepat proses pemisahan zat besi (ferro) dari dalam air sehingga akan memudahkan proses penyaringan atau filterisasi menggunakan media filter.

      Hapus
  4. Nanya pak, apakah filter air yamaha bagus dan harganya brp???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk kriteria dan batas tertentu filter air Yamaha bagus dan mampu menjernihkan air.

      Tetapi filter Yamaha seri OH300, OH300SC, OH300E dan OH200 sudah stop produksi (discontinued) sejak beberapa tahun lalu, tetapi spare partnya seperti sand filter yamaha, YWQC Kit, cloth filter dan karbon aktif yamaha masih dijual hingga sekarang.

      Hapus
  5. Izin konsultasi pak, sumur saya kuning dan berbau. Setelah penarikan dari sumur bor, saya endapkan di penampungan 250 lt di bagian atas rumah.
    1. Apakah perlu ditambahkan bahan kimia terlebih dahulu?
    2. Untuk memfilter air tsb apakah efektif dengan menggunakan bak-bak terbuka sebagai pengganti tabung filter? Media apa saja yg diperlukan jika bak-bak tsb sy buat volumenya sama dengan volume tabung?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Sepanjang airnya tidak berwarna agak putih dan bukan air gambut maka tidak wajib pakai tawas.

      Tetapi kalau mau tetap memakainya ya tidak masalah. Dosis tawas untuk air 250 liter sekitar 1-2 sendok makan saja, diamkan hingga mengendap.

      2. Saya lebih merekomendasikan pakai tabung filter karena jangka panjangnya lebih mudah untuk backwash rutin dan penggantian isi tabungnya.

      Tetapi kalau mau pakai bak terbuka ya boleh boleh saja, asalkan juga dipikirkan bagaimana cara membuat jalur pipa untuk backwash, sebab jika pembersihan media dengan cara bongkar manual tentu akan sangat merepotkan kedepannya.

      Untuk problem air sumur kuning dan berbau gunakan media filter manganese greensand dan karbon aktif. Mengenai jumlah zak nya saya tidak mengetahuinya karena tidak tau ukuran bak tsb.

      Demikian jawaban dari saya, jika ada hal yang kurang jelas silahkan bertanya kembali. Terima kasih 🙏

      Hapus